headlines

24 Mei 2009

Budi Anduk & Dhemitz

25 Mei 2009

 

Untung Ada Budi Anduk

Sumonggo – Sleman

Zeverina dan para pembaca Koki, Denmas Kemplu cs mampir lagi ke gubug kita ini, sekedar numpang ngopi dan ngeteh.

Serunya kontes tarik-ulur dan putus-nyambung untuk menentukan pasangan capres dan cawapres memang telah usai. Teringat sewaktu Denmas Kemplu membaca spanduk "Say No to Budiono, Say Yes to Budi Anduk", senyum-senyum jadinya. Denmas Kemplu pikir Budi Anduk pasti ikut cengar-cengir mendengar kabar tersebut, ternyata banyak juga penggemarnya. Sudah beberapa minggu wartawan berusaha keras mengorek nama siapa sebenarnya yang sudah tersimpan di dalam kantong sang incumbent, dengan catatan itu juga bila kantong beliau tidak bolong, haha... Entah siapa sebenarnya yang jauh lebih beken. Mungkin bila cara memilih kandidat pendampingnya lewat polling SMS, bisa jadi Budi Anduk yang menang. Ha ha ha ... sutra betul .... seperti acara Tawa Sutra yang ikut mengorbitkan Budi Anduk.

Bila sang kandidat Wapres konon bisa diterima pelaku pasar, maka Budi Anduk jauh lebih populer lagi di seantero pasar dari pasar inpres, pasar pagi sampai pasar malam. Mungkin bila ditanyakan pada para pelaku pasar seperti para bakul, kuli angkut, sampai hansip dan tukang parkir, jauh lebih mengenal Budi Anduk ketimbang Budi yang gubernur bank.

Memang Budi Anduk menjadi fenomena berikutnya setelah era Tukul Arowana. Bagi yang sudah jenuh dengan Bukan Empat Mata (nama baru sehabis dulu dibredel KPI), atau menganggap Tukul sudah berkurang nuansa katro dan ndesonya, bisa beralih ke Untung Ada Budi. Formatnya memang mirip, talkshow dengan mengundang figur berbagai profesi yang sedang disorot, baik seleb maupun politikus. Kurang tahu, apakah sang Budi lainnya akan menerima undangan Budi Anduk untuk tampil di situ.

Sewaktu mengikuti giliran ronda Denmas Kemplu jadi teringat, ternyata banyak juga yang bernama Budi di kampung ini. Mungkin itu salah satu dampak dari promosi dalam buku paket untuk siswa sekolah dasar, yaitu "Ini Budi, ini ibu Budi, ini bapak Budi, dst ..." Jadi begitu orang akan memberi nama anaknya yang sering terlintas adalah nama Budi, he he he. Ada yang memakai Budi sebagai nama depan, nama belakang, dan bukan cuma anak lelaki, yang perempuan juga bisa diberi nama Budi.

Dari sebuah rumah dekat pos ronda, seorang pemuda genjrang-genjreng sambil meneriakkan lagunya Iwan Fals:

Aku lelaki tak mungkin

Menerimamu bila ternyata kau mendua

Membuatku terluka

Tinggalkan saja diriku

Yang tak mungkin menunggu

Jangan pernah memilih

Aku bukan pilihan

Tak perlu kau memilihku

Aku lelaki.. bukan tuk dipilih

Kang Koclok merasa terganggu dengan suara pemuda yang nyaringnya mirip kirik kejepit pintu tersebut malah nyemoni, "Sing arep milih kowe yo sopo?"

Mencermati berita yang sedang hangat mengenai pilihan pendamping, Den Kendar tiba-tiba menceploskan pikiran jail, "Beliau mau tidak ya sekiranya dipasangkan dengan Budi Anduk?"

Jawaban Kang Koclok lebih sengak lagi, "Pertanyaanmu salah seharusnya hal tersebut ditanyakan sama Budi Anduk. Jangankan dengan Budi Anduk, menurut pengamat politik beliau dipasangkan dengan sandal jepit saja bisa laku. Nah, siapa tahu Budi Anduk-nya tersinggung disamakan dengan sandal jepit?"

Dasar Den Kendar belum sembuh kenthirnya, "Kalau nemoni Budi Anduk, sih berani. Tapi kalau mau tanya sama yang gubernur bank, nanti jidatku bisa bocor ditanduk satpam. Mungkin satpam bank itu dulunya jago heading, tapi bakat sepakbolanya kurang tersalurkan, jadilah jidat wartawan jadi sasaran."

Mas Blekok yang sedang memelototi berita di lembar koran bekas bungkus gorengan tiba-tiba nyeletuk, "Neoliberal itu opo tho? Kok sering ditulis di koran?"

Giliran Kang Koclok yang sableng, "Nah, neoliberal itu sepertinya panganan yang dibikin dari telo diirisi cilik-cilik, dicampur rajangan debog pisang, terus dijemur ..." (telo=ketela).

"Wooo ...telo tenan ..... ", mendapat jawaban waton Mas Blekok cuma bisa misuh.

Denmas Kemplu terpikir, "Kok bisa ya namanya Budi Anduk, apa dulu jualan handuk?"

Den Kendar yang gemar nonton infotainment bisa menjawab, "Konon nama Budi Anduk, karena ketika dulu masih mengantar-jemput para penggembira acara di stasiun televisi selalu membawa handuk yang disampirkan leher, atau diselipkan saku celana."

Kang Koclok nyeletuk, "Wah di kampung sini yang ada Budi Manthuk. Soalnya jika diajak bicara cuma bisa manthuk-manthuk terus. Mathuk ora mathuk yo tetep manthuk" (mathuk=setuju, manthuk=mengangguk).

Den Kendar mengimbuhi, "Nah, kalau yang rumahnya dekat lapangan voli, itu Budi Ngantuk. Soalnya kalau diajak ronda pasti cuma ngantuk di pos."

Denmas Kemplu malah teringat bila anak-anak sekolah sedang bertengkar dengan temannya yang kebetulan bernama Budi, maka akan menggunakan olok-olok ini: "budi budeng iwak bandeng mlebu weteng, ditembak mubeng-mubeng, nganggo kathok ora sedeng ...." Denmas Kemplu tanyakan pada anak-anak sekolah itu apa artinya budeng, ternyata mereka juga tidak mengerti (iwak=ikan, mlebu=masuk, weteng=perut, mubeng=berputar, sedeng=cukup).

Mas Blekok masih terus ndremimil sendiri seperti anak SD sedang belajar membaca ketika Denmas Kemplu dan Den Kendar hendak ronda berkeliling, "Ini Budi. Ini Budi Anduk. Ini Budi Ngantuk. Ini Budi Manthuk. Ini Budi Suntuk ....."

Untunglah masih ada Budi Anduk, sehingga Mas Blekok yang gagal nyaleg tidak terlanjur stress berat seperti sejumlah rekannya, cukup menonton Tawa Sutra sebagai obatnya, tanpa perlu resep dokter dan kontraindikasi. Jika bagi Mas Blekok penampilan Budi Anduk bisa mengundang tawa, entah dengan Budi yang lainnya. Bagi Mas Blekok, mau si Budi mengundang protes atau mengundang siapapun, asal bukan mengundang jaelangkung saja, soalnya repot mengantar pulangnya. Maklum jaelangkung jaman krisis begini manja-manja, datang minta dijemput, pulang minta diantar, jadi berat di ongkos.

Budi manapun yang dicalonkan, atau yang bukan Budi, semoga saja benar-benar berbudi luhur. Yang sedang disibukkan dengan urusan dukung-mendukung maupun menentang, entah mau koalisi, koalingsir, koalicik, koalinggis, atau diam-diam berharap kursi tiban, moga-moga semuanya masih dianugerahi secercah kepedulian untuk nasib si Budi kecil dalam Sore Tugu Pancoran dari Iwan Fals:

Si budi kecil kuyup menggigil

Menahan dingin tanpa jas hujan

Di simpang jalan tugu pancoran

Tunggu pembeli jajakan koran

Menjelang maghrib hujan tak reda

Si budi murung menghitung laba

Surat kabar sore dijual malam

Selepas isya melangkah pulang

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu

Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu

Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu

Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal



DHEMITZ….ORA NDULIT….

Alexa - Jakarta

Membaca tulisan Plux dan Nyi Dch di Gubug Koki jadi ingat masa kecil dulu: rapalan mantera “dhemit ora ndulit, setan ora doyan” (= demit enggak nyolek, setan gak suka) merupakan mantra sakti yang selalu dilafaskan ibuku saat kami masih kecil dan ketakutan sama setan. Dan kalau sudah begitu, tiba-tiba kami jadi punya keberanian. Sebab kata Ibuku mantra sakti ini hanya diturunkan kepada turunan langsung dari Pangeran Samber Nyowo – suatu keturunan pahlawan zaman dahulu-penjelasan selanjutnya aku tidak terlalu tahu tapi denger namanya yang keren itu bikin kami si ABG jadi pede habis.

Saking beraninya, kami yang beranjak ABG malah jadi sering nakut-nakutin tetangga. Waktu itu halaman tetangga yang terletak berbelakangan dengan halaman rumah kami masih kosong; tidak terawat, ditumbuhi pohon-pohon liar dan tanpa berpenerangan. Tepat di samping rumah kami, dipisahkan oleh jalan umum ada rumah tetangga lain yang sedang di bangun. Biasanya menjelang Magrib, para pekerja bangunan menghentikan kegiatan bekerjanya dan kongkow-kongkow di depan rumah.

Aku dan kakak yang iseng mendandani pembantu kami dengan balutan seprei putih dan kepalanya kami beri wig yang sudah rusak sehingga struktur rambut sudah mekar seperti singa. Perlahan dari sisi lain rumah, kami memasuki halaman belakang tetangga. Aku dan kakakku sembunyi di balik pohon besar dan pembantu kusuruh loncat-loncat dari satu pohon ke pohon lain. Lama-lama aksi “setan” itu terlihat oleh para pekerja bangunan – mereka sangat kaget sampai mengusap-usap matanya. Pembantuku makin menggila mondar-mandir di antara pohon-pohon itu..akhirnya para pekerja bangunan itu kabur masuk ke rumah. Kami lihat mereka segera ambil air wudhu dan shalat berjamaah…ha,ha…coba kalau enggak di takut-takuti setan, mereka shalat enggak ya? Duh kami ketawa sampai terguling-guling.

Keisengan kedua masih saat ABG terjadi di bulan Ramadhan. Saat itu seluruh penghuni kompleks kami belum memagari halaman belakang rumah, dan pembantuku sudah janjian dengan pembantu tetangga untuk membangunkan sahur. Pembantu tetangga bernama Tisa dan majikannya bernama Oom Isa. Tepat jam 2.00 malam pembantuku mengetuk-ngetuk jendela Tisa sambil memanggil…”Sa…Sa, bangun sahur.” Berkali-kali tanpa ada response sehingga akhirnya ia balik ke rumah sambil ngedumel …”Dasar si Tisa kebluk..dibangunin enggak bangun-bangun.” Ke-esokan paginya si Tisa datang menghampiri pembantuku sambil cekikikan …”Mbak Nem (nama pembantuku), pasti semalam salah ketok ke kamar Bapak, kamarku disebelahnya…..bapak hari ini masih deg-degan katanya semalam dibangunin sahur sama setan.” Aku dan kakakku yang ikut mendengar jadi tertawa dan langsung timbul ide untuk ngisengin Oom Isa.

Jadi deh waktu sahur malam itu, aku dan kakak mengendap-endap ke jendela kamar Oom Isa dan mengetok-ngetok seraya memanggil dengan suara diberat-beratin…”Sa…Isa…bangun …sahur”, Oom Isa bertanya…”Siapa di luar..”. Aku menjawab..”Setaaan…”, sementara kakakku menjawab..”Kuciiiing..”. Kami segera berlari meninggalkan tempat itu sambil ketawa cekakakan. Besoknya tante Isa mengunjungi mamaku dan complain masalah kenakalanku dan kakak, mamaku sok serius menerima pengaduan itu. Tapi begitu pulang, beliau ngakak bersama kami.

Sewaktu sudah dewasa dan menikah, aku tetap tinggal di rumah yang sama ( ini atas permintaan mama, karena merasa kesepian ditinggal anak-anaknya ). Nah halaman tetangga yang terletak berbelakangan dengan rumah kami sudah dibangun kos-kosan, dimana salah satu penghuni kos bernama Joe seorang pemuda keturunan Cina yang memiliki dan menguasai alat-alat musik Cina kuno yang bunyinya seperti kita sering dengar di film silat Cina klasik. Seneng banget dengarnya kalau dia sudah memainkan alat musik itu. Walaupun dibatasi tembok, tapi Bocahku sering duet memainkan lagu bersama Joe…Joe pandai memainkan lagu-lagu modern dengan alat musik klasik itu, sementara si Bocah menimpalinya dengan memainkan flutenya.

Sementara rumah sebelah yang dulu dibangun pekerja bangunan sudah berdiri megah dan berganti kepemilikan beberapa kali sampai terakhirnya dipergunakan sebagai tempat bunuh diri teman dari putra pemilik rumah (masih ABG – SMA). Dan sejak itu arwah penasaran si ABG suka iseng mendatangi dan yang paling sering dia goda adalah anak bungsu si pemilik rumah, bernama Bayu dan baru berusia 3 tahun. Bayu ini senang banget makan dengan lauk tempe, tapi sekarang tempenya sering hilang, padahal nasinya belum habis. Bayu dengan polosnya melapor ke mamanya …”Tempe Bayu diambil kakak setan.” Kejadian itu terus berlanjut sehingga kami sudah terbiasa…paling kami menanyakan ke Bayu…”Kakak setan tempe mana Bay…”. Bayu dengan polos menjawab ..”Nih disamping Bayu…”. Sebenarnya kami iba dengan si arwah penasaran tersebut karena pernah dia menampakkan diri kepada temannya ( kakak si Bayu ) dan bicara bahwa dia sangat menyesal telah bunuh diri…. Mungkin benar ya, arwahnya belum diterima bumi karena menghabisi nyawa sendiri mendahului takdirnya.

Akhirnya rumah itu dijual dan dibeli oleh seorang ketua Fraksi DPR – sebelum membeli rumah itu, dia sempat sih bertanya-tanya kepada pembantuku “si setan berwig” mengenai kondisi rumah. Karena kami sudah menganggap no big deal masalah si dhemitz ora ndulit itu, pembantuku tidak memberi info apapun mengenai masalah bunuh diri ini. Ketua Fraksi DPR memiliki tiga orang putra; usia SMP s/d. mahasiswa baru. Nah pas dia sudah menempati rumah itu, sebenarnya kondisinya tenang-tenang aja sampai ada hansip yang sok cari muka cerita mengenai kasus bunuh diri.

Beramai-ramai bapak-ibu dan anak menghampiri pembantuku …dan menyapa “ Bu De ( mereka ikut-ikutan cara si Bocah memanggil pembantuku), kok tempo hari enggak kasih tahu sih rumah ini bekas orang bunuh diri sih.” “Emang kenapa oom, pan dhemitz ora ndulit setan ora doyan…selong (a.k.a slow ) aja lagi Oom. Udah pernah dilihatin belom?”. Reyhan putranya yang SMA menjawab..”Belum pernah sih Bu De…tapi kalo malam mereka main musik Cina…”. Si Bocah yang ada di tempat itu langsung menarik tangan Reyhan ke tempat kos2an dan minta Joe memainkan alat musiknya…. Begitu mendengarnya tetangga baru kami itu langsung ketawa… yak ampyun, yak ampyun.

Ketua Fraksi DPR itu tahun ini tidak mencalonkan diri…kayaknya sih insap soalnya anggota-anggota fraksinya banyak yang dijeblosin ke penjara oleh KPK; dalam reka ulang kasus KPK di Trans TV sih dia ada, tapi samapi sekarang sih dia selamat. Dia dan keluarga jadi sangat religious, shalat lima waktunya semua di masjid dan sekeluarga lagi…. sampai sekarang. Entah karena KPK atau rumah baru itu…. Walahuallam.

Komentar :

ada 40 komentar ke “Budi Anduk & Dhemitz”
LynaKuwait mengatakan...
pada hari 

mo absen ajah hehe...

non sibi mengatakan...
pada hari 

#1 kah?

LynaKuwait mengatakan...
pada hari 

Pak S, hehe...selalu menghibur n menyentil dg Denmas Kemplunya

Mbak Alexa, hmmm bener2 kenangan seru tak terlupakan ya Mbak, tenkyu buat sharingnya

Anonim mengatakan...
pada hari 

Asikkk pertamax nechh


With Yuka-Kobe

Dewi Meong mengatakan...
pada hari 

dhemit oh dhemits

Dewi Meong mengatakan...
pada hari 

Mas Momo, kalau aye milih PAK HANDUK aja, gak mau pake BUDI, wuakakak

ALEXA, dhemitnya kadang cantik or ngganteng lhoo, hi hi hi

Unknown mengatakan...
pada hari 

Yuka , wah ini yuka dhemit bukan, wuakaka

AnakD3s4 mengatakan...
pada hari 

Absen juga ah...
Selamat datang minggu terakhir bulan Mei!!!

AnakD3s4 mengatakan...
pada hari 

@ Mas Sumonggo
Semoga Boediono cawapres ini benar2 berbudi ya. Sejauh ini sih liputan sekitar beliau masih baik2 aja & "bersih", bahkan kesederhanaannya terkesan "langka" ditemukan di antara para pejabat tinggi lainnya (a.l.: mobil cuma sewaan-itupun Camry, milih pindah ke hotel 800 ribuan drpd 4-5 jutaan per malam...). Semoga nantinya beliau bisa betul2 berhasil membereskan perekonomian negara tercinta sesuai keahliannya.

@ Mbak Alexa
Keisengan masa ABG yg nakutin pekerja2 bangunan itu bener2 bikin ketawa terpingkal2.
Seneng juga masih memunculkan Si Bocah kebanggaan Alexa yg memang membanggakan itu :-)
Si Bocah memang dititipkan Tuhan ke tangan Ibu Asuh yang tepat. Selamat ya!

Anonim mengatakan...
pada hari 

Mbakuh..iyee yuka dhemit..mau diiket yee...hayukk aja iket...wakakaka



With EmberPecah

sekarlangit mengatakan...
pada hari 

Mo salam kenal ajah... :)

sasha mengatakan...
pada hari 

wakakakakakkk.... crita hantu nya lucu banget.. duhh ga kuat ketawa terus niihhh

Anonim mengatakan...
pada hari 

hehehe...cuma di koki ini cerita ohsyeraaam jadi oh..hahaha...

garfield

Suika Cantik tik tik tik mengatakan...
pada hari 

Mas Sumonggo wah ndalang terus nih heheheheh..Handuk niki Handoko Widagdo nopo Handuk sinten?kekekkeekekek..

Alexa = hahahahha setan ora doyan dhemit ora ndulit hehehhee itu mantranya wong jowo ya kek gitu hahahhaaaa

Mbak Dewi Meong,Reef,Lyna,Sasha,Penthil,Bezita,Anak D3s4 ..Salam hangat smuanya dari Suika

LynaKuwait mengatakan...
pada hari 

ihihi...ternyata dapat pertamax...
yiihhaaa..Budi bud bud ubud hihihi...

Dewi Meong mengatakan...
pada hari 

Suika cantik....
salam manis kembali, kok yang koko sepi yaah, pada susah masuk nih...

Lyna wah sekrang juara pertamax deh...

Anonim mengatakan...
pada hari 

Sumonggo seperti biasanya artikelnya bikin ketawa...
Alexa...hahahah cerita demitz yg mengasyikan krn bikin ketawa terpingkal@ nih...
Dewi Meong...iya btl bangts yg kamu bilang, kokonya sepi mgkn susah masuknya, kayak aku bbrp kli mo ksh koment gak bisa terus la wong gak ada select profilenya, cuma adanya poskan komentar...gitu aja...yaaaa mana mgkn bisa kirim koment...btw, thanks buat Sumonggo dan Alexa buat sharing..GBU ALL. Minten.

Suika Cantik tik tik tik mengatakan...
pada hari 

SELAMAT PAGI Mbak Dewi Meong....hahahaha Suika Cantik hadir lagi nih mumpung ada waktu buat online hahaha waktu sangat mahal sekali buat Suika baru2 ini wakakakak dr dl sih mahal tp baru2 ini seakan naik harganya (Tambah MUAHAL)wakakakaa.....Iya nih kok kokonya Sepi yaaaaaah oh pd susah masuk yah?knp?..

Selamat Pagi Mamak Z...Kakang Prabu...JC..Mbak Lizzie..Lyna..Reef..Sasha..Minten ( ditunggu di YM lg yah hehehhe kmrn lum puas ..lum sembuh kangennya hahah)...Kang Sirpa..Kang Iwan..apa kbr nya??? toel2 lg via Email yaaaa.....dan buat All KoKiers salam HANGAT selalu dari Suika yg brsan mandi dan sdh Wangi hihihih

Suika Cantik tik tik tik mengatakan...
pada hari 

Buat Minten Tengkiyu yaaaa udah main ke Blogku hehehehee..Buat Mbak Dewi Meong jng di depan Kompi teruus hayo olahraga sana...atau demo masak didapur sana hahahaaa..kl di depan kompi terus bisa kecanduan internet gaswat deh hahahaha....dirimu tau gak efek orang yg kecanduan internet wakakakaaa..BAHAYA loh..tny aja sm PDD kali aja dia tau hahah soalnya kasusnya terbesar di dunia ada di CHINA sana....

Mbak Dewi Meong kl gak ada kerjaan ayo ikut Suika aja biar ikut kena Sibuknya wakakakkaaaa...

Buat MAs Sumonggo di tunggu Ndalangnya dengan Judul Terbaru untuk NEW KoKi yaaaaaaa...

Buat Alexa =selamat berkarya terus..terus dan teruuuus yah...Tulisanmu sll apik...ayo kluarkan Tulisan yg apik lg untuk New KoKi yaaaaaa..sampai jumpa di layar KoKi yg baru YIHAAAAAAAAAAAA

Buat Kakang Prabu dan JC tengkiyu atas Fasilitas Rumah ini ...Salam Hangat dan YIHAAAAA

Suika Cantik tik tik tik mengatakan...
pada hari 

Rumah ini asik dan nyaman juga hahahaha...ada Top Artikel..Artikel Populer..ada Top KOmentator juga hahahaha sip sip dan siip deh hahahaaa....Matur nuwun kagem Kakang Prabu dan Pak Dosen JC..sampai jumpa lagi di New KoKi...

AnakD3s4 mengatakan...
pada hari 

Salam hangat kembali untuk Suika Cantik tik tik tik (kok jadi kayak bunyi hujan yah? Masih inget lagunya: tik..tik..tik.. bunyi hujan di atas genting...) he 3x

Oya, sekarang kan udah tgl. 26 nih, kenduren untuk Rumah Baru Koki rencananya mau dibikin jam berapa sih?
Alamatnya udah ada pe belom ya? Perlu banget tuh alamat, biar gak nyasar ke rumah orang.
Jeng Ana udah dikasih undangan pa belom ya? Kali aja dia berkenan hadir bersama Ayahnya.. (mau ngundang apa mau ngeledek nih? hehehe..)

Halo Mamak Z, Suhu JC, Kakang Prabu! Kita2 udah pada gak sabar nih, udah excited banget!!!
Yihaaa!!!

Dewi Meong mengatakan...
pada hari 

suika cantik, aye sibuknya depan kompi, wuakakak

olah raga, depan sushi aja yaak, hahahaha.....

ikuuuuut ( taruh di bagasi juga boleh lhoo )

Minten iya susah banget, ampe megap2 nih masuk nya

nonsy mengatakan...
pada hari 

Rajin sholat, ya... mudah2an karena tobat...

Dewi Meong mengatakan...
pada hari 

Met Pagi semua,
duuh ternyata pada tanggal ini tepat tanggal 27 Mei lum ada kabar kabari dari mamak Z yaaa,

Maaaaaak kita semua menanti, tapi kalau memang lum selesai, kita sabaaaaaaaar menanti deh, kekekeke.

GBU all

Anonim mengatakan...
pada hari 

mba puss, sabar menanti? kek rumah makan padang aja kekekekek... tp, Z mana nih launching nu koki-nya

-kembangnanas-

Suika Cantik tik tik tik mengatakan...
pada hari 

Hallo Met Siang All.....Ada kabar apa nih di KoKi?hahah termasuk kejelasan Open New KoKi nya hahahahaa...Suika disini menanti yaaaaaa hahahaa...mumpung lg coffee time aku buka laptop buentar doank nih hahahhaa...

Meong Sayang apa kbr??? jng ngi-NET teruuus yaaaa hahahahaaa.....

Mamak Z gmn nih apa nti malam yah hahahahaaa....sampai jumpa lagi di Villa baru yaaaaaaa...

Reef..Lyn4-Kuwait..Dewi meong..JC ..Kakang Prabu..Mbak Lizzie apa kbr nih????beliau2 ini Top KoKiers kasih inpo(bukan Info lg hahaha tp Inpo) ke Suika yah kl udah ada Penampakan New KoKi hahahahaha ..salam Hangat sll yaaaaaaaaaaaaa mau nyruput coffee dl ama sepotong cake muanis semanis diriku hahahaa (Narsis)

Suika Cantik tik tik tik mengatakan...
pada hari 

Baiklah Suika off lg yaaaaah..byeeeeeeeee sampai jumpa di Villa baru ...byeeeeeeeeeeeeeeee

Anonim mengatakan...
pada hari 

Aloo...kok jadi sepi gini ya...??


With EmberPecah

Anonim mengatakan...
pada hari 

BENARKAH URBAN LIFE AKAN ADA DI KOKI ??, secara aku pengemar tulisan samuel mulia dan bukan pembeli koran Ko**as

Alexa mengatakan...
pada hari 

Wadaouw mau komen di artikel sendiri syusahnya boooo...nih artikel keknya dah disuntik pret kalee ye...ha,ha

Salam deh buat semua...

Unknown mengatakan...
pada hari 

Heloooooooooooooooo Kokier dimana saja, mari berbahagia menyambut kelahiran NEW KOKI....with all my heart and love go to :

AB, Agnes, Aimee, Aimer, Alexa, Alpinisto, Anakdesa, Andri, Anggrek, Anique Perth, Antony, Ariana, Arita, Asmod, Astuti, Awwal Kikiriz, Bagong J, Bejan, Ben, BTN, Burpit, Cahaya damam, Caridaki, Chen Airei, Chie, Chiko, Chrissy, Citra, Coco, Cornellius Joseph, Danng ismu, Darling, Datuk, Des, Desny, Dewi Bld, Dewi meong, Dian Savitri, Dimas, DJ, Djoko Amin,
Double trouble, Dyah laras, Elita, Elnino, ET, Eve, Evi, Farvel, Fatso, Fini, Fire, Flores, Gandalf, Gandhi, Genduk, Grass Hopper, Green tea, Greentea, Handuk, Harry Lukman, Harsono, Hartati, Hatchi, Henny, Ican, Ida, Idhast, Ika Fa, Ilham S, Ilhmapist, Imung, Inninawa, Irda, Ireen, Itsme, Iwan Gunawan, Iwan kamah, Iwan, Janda keren, JC, Jean, Jeaneth,
Jejen, JL, JM, Julianti P, Juwita, Kbs, Kembangnanas, Ki, Kita, Lanny, LEA, Lembayung, Levi, Lia, Lielie, Linda, Lini Tjokro, Lisdol, Livy, Lizzy, LRD, Lulien, LW, Lya, Lyna, Madalibar, Mama rama, Mamamia, Mamiek, Mea, Meidh, Meisje, Mia, Moanis, Mom's Kenzo, Muti, Natya, Nduk, Neneng, Neng J, Neng, Nieky, Night, Non Siby, Nonsy, Nuchan, Nungky, Nuni, Nyi Dch, Ocha, Ora waras, P@spampres, Panji, Papaniel, PDD, Penthil, Peony, Phie, Plux, Prabu, Puji, Putri, Raras, RF,
Ria, Rita, Riwan, Rizka, Rozonezzzz, Rya PT Koba, Rycnm, Safana, Santiara, Saras, Saras, Sari prayer, Sasha, Sausan, Saw, Sekar, Shila, Shila, Sigit K, Silent reader aktif, Silvia utama, Sirpa, Sophie, Spotaker, Srikandi, Straight line, Suika, Sukabridge, Sumonggo, Sun, Sunny CA, Suri, Swasti, T. Moken, Tammy, Tania, Thia, Tjantik, Tjia Fang, Topan,
Twins mom, Vera ermawati, Vids, Viena, Viena, Walentina, Wanham, Wati, Wenny, WesCo, Windu, Wyd, Yanzuu, Yeni bekasi, Yeyet, Yudi candra, Yuka, Zeve, Zeve's friends.

Tambahan : Budiman, Minten, Just, Meadow UK, Arlin, Mery M, Lisna, Cici Adip, Ratna A,Dwi Orang-aring,Viktor Arya,Wahyu Astusti EveSg, Lasary, Rizka, Auda Djalinar Nafiry, Sebastian Napitupulu, Madalibar, Tulip Biru, Vie, Ami, Rosda,Sekarlangit, Cellomitha, Panji, Dr. Piper, VirgoBoy, Okem, Yanimaria, Mat Sholeh, dan lain-lain yg terlupa oleh ingatanku...ada yg mau menambahkan..??

Teriring senyum maniz yang sangat maniz dan legit...malu-malu kucing...dari kota Townsville nan indah dan mulai brrrrrrrrrrr dingin...

Reef fm Oz
the one and only.

madalibar_ganteng mengatakan...
pada hari 

Reef
kok namaku ada dua siih...
makasih yah udah inget

madalibar_ganteng mengatakan...
pada hari 

hihi..
nama ku disebut dua kali..
makasih ya Reef..
udah inget..

viva viena mengatakan...
pada hari 

hwaaaaaa

viva viena mengatakan...
pada hari 

nyoba ngoko....

Dewi Meong mengatakan...
pada hari 

Mada, duuh , di sebut sampe dua kali langsung bisa nongol yee, wuakaka, ( sakti banget deh Reef, kekekek, apa Mada yang sakti yaa)

Caridaki mengatakan...
pada hari 

haluuuuu.....kolom chat room kemana sih ???

Dewi Meong mengatakan...
pada hari 

bang daki i misss uuuu...

bilik gemuruh masih ada tuh bang, kaya biasa ada dibawah sini, hehehe

caridaki mengatakan...
pada hari 

Dewi Meong.....I miss U 2....chatroom di kompi abang kaga muncul deh, ga tau kenapa...lagi coba pake mozilla firefox neh

Anonim mengatakan...
pada hari 

masih berdoa untuk kelancaran proses kelahiran New KOKI...

awila

Posting Komentar

 

Bilik Gemuruh (Chatroom)

Pelajaran SMP

Kokiers

HEADLINE NEWS
pengunjung sejak 29 April 09

Greeting